jump to navigation

DEPTAN Gak Ada Matinya Januari 19, 2010

Posted by adijaya in Uncategorized.
trackback

UU KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK

Senin malam 18 Januari 2010 secara tidak sengaja saya menonton acara dialog TVRI yang mengangkat tema pemberlakuan UU Keterbukaan Informasi Publik. Rencananya UU tersebut akan mulai diberlakukan pada bulan Mei 2010 ini. Padahal UU tersebut telah disahkan DPR RI pada tahun 2008 yang lalu. Apa dan bagaimana sebenarnya UU Keterbukaan Informasi Publik ini? Untuk lebih jelasnya silakan Anda membaca sendiri teks aslinya.

Dalam UU ini semua lembaga publik jika diminta harus dapat memberikan informasi yang jelas, benar dan transparan kepada masyarakat umum. Lembaga publik yang dimaksud diantaranya: POLRI, Kejaksaan, Mahkamah Agung, Departemen dan seterusnya. Masyarakat luas bisa memantau kinerja suatu lembaga publik, oleh karenanya tidak bisa tidak semua kegiatan yang dilaksanakan oleh sebuah lembaga publik harus dapat dipertanggungjawabkan baik kepada pemerintah maupun kepada masyarakat.

Makin bingung yah? Yup sama saya juga jadi bingung. Dengan diberlakukannya UU ini, maka masyarakatlah yang diuntungkan, artinya akses informasi tidak lagi tertutup dan memang sudah menjadi hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang jelas, benar dan transparan. Masyarakat boleh memantau kinerja Departemen Pertanian misalnya, program-program prorakyat apa sajakah yang sudah dan belum dilaksanakan. Di Departemen ada beberapa kegiatan diantaranya: BLM-PUAP, LM3, SMD dan baru-baru ini juga ada SL-PTT dimana petani mendapatkan bantuan benih padi, jagung dan kedelai. Oleh karenanya jika program-program tersebut tidak dapat dilaksanakan dengan sebaik-sebaiknya maka bukan tidak mungkin Departemen Pertanian akan didemo oleh para petani dan mungkin saja para pejabat eselon I, II dan seterusnya dilaporkan ke polisi.

Ini sebenarnya tantangan untuk kita sebagai korps abdi negara dan abdi masyarakat di lingkup Deptan. Kalau mau jujur gaji yang kita nikmati setiap bulan berasal dari uang rakyat, maka sudah sewajarnya kita bekerja dengan penuh tanggung jawab untuk melayani rakyat. Lho kita jadi pelayan rakyat kah? Ya memang demikianlah adanya. Jika tidak ingin menjadi pelayan rakyat ya jangan jadi PNS, jadilah pedagang, pengusaha dst.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: