jump to navigation

TAMBAH ANAK TAMBAH REZEKI Juni 17, 2009

Posted by adijaya in Uncategorized.
trackback

Senam Nusantara membuat Tubuh Bugar, Wajar kalau Banyak Anak

Senam Nusantara membuat Tubuh Bugar, Wajar kalau Banyak Anak


Dulu ada ungkapan yang cukup populer: ’Banyak anak banyak rezeki’, tapi kini orang sudah mulai meragukan kebenaran ungkapan tersebut. Sebagian orang berpendapat bahwa memiliki banyak anak akan menyusahkan apalagi saat ini biaya pendidikan sangat mahal. Oleh karenanya mereka menganggap banyak anak akan banyak kesulitan hidup dan banyak masalah kelak di kemudian hari. Bagi PNS jika memiliki anak ke-3 maka sering disebut sebagai anak swasta, karena anak ke-3 sudah tidak memiliki tunjangan ini dan itu seperti halnya anak pertama dan kedua. Mungkin para orang tua lupa, bahwa tiap anak yang lahir ke dunia ini sudah membawa rezekinya masing-masing.

Anak adalah titipan dari Allah SWT, oleh karenanya berbahagialah bagi Anda yang dikarunia anak, itu artinya Anda masih dipercaya oleh Yang Mahakuasa untuk merawat dan membesarkan titipan-Nya. Perhatikanlah di sekeliling Anda, berapa banyak pasangan suami istri (pasutri) yang sudah lama menikah tapi hingga detik ini belum dikaruniai anak. Mereka sudah berusaha keras baik lewat terapi dokter maupun pengobatan alternatif tetapi tetap saja belum mendapatkan momongan. Sekali lagi bersyukurlah bagi Anda yang telah dikaruniai anak.

Lalu benarkah banyak anak akan banyak kesulitan dan kesusahan hidup? Sebenarnya tidak ada larangan untuk memiliki sedikit anak ataupun banyak anak. Sedikit anak ataupun banyak anak kesulitan hidup akan senantiasa menghampiri para orang tua. Karena sesungguhnya hidup adalah melewati satu kesulitan dan akan berhadapan dengan kesulitan berikutnya dan begitu seterusnya hingga ajal menjemput.

Pemahaman kita tentang anak perlu diluruskan kembali, setiap anak yang lahir ke dunia sudah ditentukan rezekinya oleh Yang Mahapencipta, Dia-lah yang akan menjamin hidup anak tersebut. Tentunya rezeki anak tersebut dititipkan melalui kedua orang tuanya. Lalu apalagi yang kita khawatirkan soal anak? Tugas kita sebagai orang tua adalah merawat dan membesarkan anak dengan sebaik-baiknya, karena kelak anak kitalah yang akan meneruskan keturunan kita.

Komentar»

1. budi rahman - Juni 18, 2009

duuhhhh…yang lagi dapet tambahan momongan lah,hari-hari yang bahagia kaleeee…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: