jump to navigation

NASI PERA KHAS KALIMANTAN SELATAN Mei 22, 2009

Posted by adijaya in Uncategorized.
trackback
Sudah selesai prajabatan, tetap melaksanakan piket

Sudah selesai prajabatan, tetap melaksanakan piket

Pertama kali menginjakkan kaki di Provinsi Kalimantan Selatan saya mendapati pemandangan yang cukup unik, yakni mayoritas penduduknya mengkonsumsi nasi pera. Saya yang berasal dari Pulau Jawa tentu tidak terbiasa makan nasi pera, penduduk Pulau Jawa sudah terbiasa makan nasi pulen.

Suku Banjar adalah suku mayoritas di Provinsi Kalimantan Selatan dan mereka terkenal kental dengan nilai-nilai agama Islam (religius). Makan nasi pera merupakan kebiasaan yang sudah turun temurun, mereka justru tidak terbiasa makan nasi pulen. Maka tidak heran jika harga beras lokal seperti varietas Siam Unus Mutiara lebih mahal dari beras Rojolele atau Pandan Wangi sekalipun.

Karena setiap hari disuguhi nasi pera, lama-kelamaan saya pun akhirnya terbiasa makan nasi pera, apalagi ditambah menu ikan gabus atau patin bakar, mak nyoss. Keunggulan Kalimantan Selatan lainnya adalah beragamnya jenis kue-kue tradisional atau orang Banjar biasa menyebutnya waday. Waday atau kue sangat banyak sekali macamnya dan rasanya pun sangat enak.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: