RAHASIA SUBUH November 18, 2009
Posted by jumena in Uncategorized.add a comment

Sebagian besar orang mampu datang ke tempat pekerjaan tepat waktu, namun jarang sekali yang bisa bangun sebelum adzan subuh. Kebanyakan di antara kita mungkin sudah terbiasa sholat subuh kesiangan. Lalu apa sih keistimewaan subuh? mengapa umat Islam khususnya diwajibkan untuk sholat subuh berjama’ah di mesjid (khusus laki-laki).
Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW pernah menerangkan keutamaan waktu subuh. Barang siapa yang sholat isya berjamaah di mesjid maka pahalanya seperti orang yang sholat selama setengah malam, dan barang siapa yang sholat subuh berjama’ah di mesjid maka pahalanya seperti orang yang melakukan sholat sepanjang malam, begitu kira-kira keterangan dari Rasulullah SAW.
Dari tinjauan ilmu kesehatan bangun sebelum subuh sangat bermanfaat bagi kesehatan. Udara subuh tentu udara yang paling baik, karena saat itu belum ada polusi dari asap kendaraan maupun asap pabrik (kecuali rumah Anda dekat dengan peternakan).
Sesekali cobalah Anda datang berbelanja ke pasar tradisional di saat sebelum atau setelah subuh, biasanya harganya lebih miring dan dapat memilih produk yang terbaik.
Nah ngomong-ngomong soal keutamaan subuh saya juga punya cerita menarik. Sehari sebelumnya saya datang menukarkan uang pecahan ke nominal yang lebih kecil ke SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) dekat kantor saya. Namun karena saat itu SPBU dalam keadaan ramai oleh kendaraan yang akan mengisi bahan bakar, saya tidak begitu dilayani oleh petugasnya. Walhasil uang sebesar lebih kurang Rp 1 juta belum dapat dipecah. Akhirnya saya datang lagi keesokan harinya tepat setelah selesai sholat subuh. Maka keajaiban itu pun datang, petugas SPBU shift malam yang hanya 2 orang melayani saya dengan ramah, maklum saat itu masih sangat sepi kendaraan yang mengisi bahan bakar, ditambah lagi omset penjualan selama mereka bertugas belum disetor ke kantor. Akhirnya saya pulang ke rumah dengan senang.
Jadi, bangun sebelum subuh itu baik.
BUDAYA TERLAMBAT Oktober 23, 2009
Posted by jumena in Uncategorized.1 comment so far

CATATAN PERJALAN KE DEPTAN JAKARTA
Senin pagi 19 Oktober 2009 pukul 07.22 WIB mobil taksi yang saya naiki berhenti di area parkir gedung D Kanpus Departemen Pertanian Jakarta. Saya langsung menuju loby untuk menurunkan beberapa dokumen yang saya bawa dari kantor. Dokumen yang saya bawa cukup banyak (5 kardus ukuran sedang) sehingga perlu beberapa menit untuk memindahkan dokumen-dokumen tersebut.
Tepat pukul 07.33 saya masuk lift menuju Pusat Pembiayaan Departemen Pertanian Lt 8, nah yang menarik adalah ada pejabat eselon I (Kepala Badan Pengembangan SDM Pertanian Deptan) di lift yang saya naiki. Ya dialah Pak Ato pejabat eselon I yang dimaksud. Kalau tidak salah di dalam lift tersebut hanya ada saya, Pak Ato dan seorang petugas kebersihan. Saya sempat berbincang-bincang sebentar karena ternyata beliau menuju lantai 6.
Dalam hati saya berkata, wajar saja saat ini dia menjadi pejabat eselon I karena ternyata memang disiplin dan tepat waktu. Dia datang lebih awal daripada bawahannya. Padahal saat itu suasana kantor masih sangat sepi, yang ada hanya beberapa petugas kebersihan yang sibuk bekerja. Sesampainya di Lt 8 saya lebih kaget lagi karena ternyata belum ada karyawan yang nongol, akhirnya saya dilayani oleh petugas kebersihan yang berseragam putih kehijauan.
Benarlah apa yang dikatakan Pak Winarhadi (Kepala Biro Kepegawaian Deptan) beberapa waktu yang lalu ketika beliau mengadakan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan. Ujarnya pukul 8 kantor Deptan masih sepi, pukul 9 mulai ramai, pukul 10 benar-benar ramai. Lalu apakah budaya seperti ini yang akan dilanjutkan oleh kebanyakan para PNS Kanpus Departemen Pertanian Jakarta. Padahal kami-kami yang di UPT daerah selalu tepat waktu ketika masuk kantor. Contohnya saja di kantor saya di BPTP Kalimantan Selatan jam masuk kantor adalah pukul 07.30 dan keluar pukul 16.00.
Mudah-mudahan ada perbaikan seiring dengan pergantian menteri baru di Departemen Pertanian. Selamat jalan buat Pak Anton dan selamat datang buat Pak Suswono. PR besar menanti di pundak menteri yang baru untuk menjadikan Deptan menjadi departemen terbaik di negeri ini, semoga.
WASPADALAH… WASPADALAH!! Agustus 31, 2009
Posted by jumena in Uncategorized.add a comment
LAGI, PENIPUAN OLEH OKNUM BIROKRAT

Baru-baru ini di kantor kami terjadi pergantian kepala kantor (eselon III: kepala balai). Sebelumnya tanggal 21 Agustus 2009 telah ada penandatanganan SK pengangkatan kepala balai yang baru di Jakarta. Sejak hari itu beberapa karyawan kami sudah mendengar bocoran bahwa kepala balai kami juga termasuk yang akan diganti dengan pejabat baru. Sebut saja kepala balai kami yang lama bernama Bapak A dan kepala balai yang baru bernama Bapak B. Rupanya momen pergantian kepala balai ini diduga dimanfaatkan oleh oknum pejabat di tingkat pusat untuk memeras kantor kami.
Kejadiannya persisnya tanggal 27 Agustus 2009, atau sehari sebelum acara resmi serah terima jabatan antara kepala balai yang lama dengan kepala balai yang baru yang dilaksanakan tanggal 28 Agustus 2009. Acara resmi serah terima jabatan ini dihadiri oleh pejabat eselon I dan II dari Jakarta.
Penipu yang diduga adalah oknum birokrat mengaku sebagai Bapak B selanjutnya menelpon bendahara kantor kami dan meminta ditransfer sejumlah uang ke rekeningnya. Permintaan yang disertai dengan ancaman itu akhirnya dikabulkan oleh bendahara, maka hari itu juga ditransferlah uang sejumlah Rp 14 juta.
Selidik punya selidik, ternyata yang memeras bendahara kami adalah Bapak B palsu alias hanya mengaku-ngaku saja. Hari ini Senin 31 Agustus 2009 pada saat rapat rutin mingguan terungkaplah bahwa kantor kami telah diperas oleh oknum yang diduga adalah oknum pejabat dari pusat. Untuk mengganti uang kantor yang hilang sebesar Rp 14 juta jalan keluarnya adalah uang perjalanan dinas peneliti/penyuluh akan dipotong untuk mengganti uang tersebut. Kasihan deh loe…
Saya sengaja menuliskan kisah ini dengan harapan agar teman-teman bisa lebih waspada, ternyata di sekeliling kita banyak sekali maling-maling bergentayangan. Menurut beberapa senior saya di kantor kejadian ini bukan yang pertama kali dialami, juga dialami oleh beberapa kantor yang lain, diduga ada oknum pejabat di pusat yang memanfaatkan momen pergantian kepala kantor.
Pimpinan Baru Semangat Baru Agustus 24, 2009
Posted by jumena in Uncategorized.add a comment
JABATAN HANYALAH TITIPAN

Pekan terakhir di bulan Agustus ini mungkin banyak pejabat yang terkaget-kaget, khususnya pejabat eselon III lingkup Departemen Pertanian. Apa pasal? Ya, karena pada hari Jumat 21 Agustus 2009 yang lalu telah dilaksanakan serah terima jabatan (sertijab) beberapa pejabat eselon III di Jakarta. Hari ini pun beberapa teman menuliskan statusnya di Facebook “dapat pimpinan baru”. Tak terkecuali di kantor saya juga terjadi pergantian kepala balai.
Beberapa pejabat yang terkena mutasi mungkin kecewa dengan pergantian ini dan hal itu manusiawi, beberapa yang lain mungkin senang karena mendapat promosi dan jabatan baru. Apapun alasannya, pergantian pimpinan dalam sebuah organisasi adalah suatu keniscayaan agar organisasi tersebut tetap dinamis. Dengan pergantian pimpinan diharapkan ada suasana baru, ada semangat baru untuk kemajuan organisasi, dan yang lebih penting lagi adalah memberi kesempatan kepada orang-orang yang memiliki prestasi untuk memimpin organisasi.
Dalam pandangan Islam harta kekayaan, anak-anak dan termasuk jabatan hanyalah titipan dari Allah SWT, dan suatu saat titipan tersebut akan diambil kembali oleh pemiliknya. Bagi pejabat yang menyadari hal ini tentu dapat menerima dengan lapang dada, namun bagi pejabat yang gila jabatan tentu akan merasa kecewa dengan keputusan ini.
Nah, buat kita yang 10 tahun lagi akan menduduki jabatan eselon III atau II (Amiin…) bersiap-siaplah. Pada gilirannya kita akan menempati suatu jabatan dan juga akan melepaskan jabatan tersebut. Sekali lagi… jabatan hanyalah titipan. Ketika dilahirkan ke dunia kita tidak memilik jabatan apapun, dan ketika meninggal pun semua jabatan akan kita tinggalkan.
…SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA BAGI YANG MELAKSANAKAN…
Keajaiban Hidup Agustus 10, 2009
Posted by jumena in Uncategorized.add a comment

Reunian Prajab
10 HAL YANG HARUS DILIPATGANDAKAN DALAM HIDUP INI AGAR KINERJA KITA SEBAGAI PNS DEPTAN MENINGKAT
1. Keyakinan
Keyakinan kita harus lebih besar dari masalah yang kita hadapi. Mengapa orang sering ragu dan lemah serta tidak dapat menyelesaikan suatu permasalahan? Salah satu sebabnya adalah karena lemahnya keyakinan. Sebaliknya jika keyakinan kita kuat maka akan mudah menyelesaikan berbagai persoalan baik di kantor maupun di rumah. Yakinlah kita bisa menjadi PNS Deptan yang bersih, peduli dan profesioal (sesuai amanat Mentan pada saat penyerahan SK CPNS secara simbolis untuk CPNS seleksi umum di Jakarta tanggal 24 Juni 2008).
2. Ilmu Pengetahuan/Wawasan
Pernahkah Anda mengalami suatu keadaan bingung, ragu dan tidak tahu apa yang harus dikerjakan? Itu merupakan salah satu tanda bahwa pengetahuan/wawasan kita masih kurang. Oleh karena itu untuk menghadapi permasalahan yang semakin komplek diperlukan tambahan ilmu pengetahuan, dan hal itu bisa dicapai baik melalui pendidikan formal (S2, S3 dst) maupun pendidikan nonformal (seminar, pelatihan, dst).
3. Keahlian (Skill dan Pengalaman Bekerja)
Keahlian atau keterampilan tidak datang dengan tiba-tiba dan tidak bisa didapatkan secara instan. Keterampilan harus diasah dan dilatih berulang kali. Keterampilan dan keahlian akan berkembang jika ditekuni berulang-ulang. Contoh kasus: Saya pernah bekerja sebagai juru ketik (typist) selama 5 tahun pada sebuah perusahaan swasta di Jakarta, walhasil sekarang saya mampu mengetik dengan sepuluh jari tanpa melihat keyboard lebih cepat dari kebanyakan orang J.
4. Moral dan Mental yang Unggul
Mengapa sampai saat ini masih banyak PNS yang koruspi? Apakah karena latar belakang pendidikan yang rendah? Tidak, bahkan mereka yang melakukan tindakan korupsi bukanlah orang bodoh, pendidikan mereka juga cukup tinggi (S1, S2 dst). Lalu apa yang yang salah? Ternyata moral dan mental mereka bobrok alias bejat. Oleh karenanya mari tingkatkan moral dan mental agar kinerja meningkat dan jauh dari perbuatan tercela seperti korupsi.
5. Energi
Energi yang dimaksud di sini adalah energi fisik dan energi rohani/spiritual. Energi fisik dapat ditingkatkan melalui olahraga (salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan Senam Nusantara J). Energi rohani dapat ditingkatkan dengan selalu beribadah dan taat kepada Allah SWT. Ingatlah apa-apa yang kita kerjakan di kantor, perbuatan baik maupun jahat akan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT.
Bersambung….
Disarikan dari Training Motivasi ”Mengubah yang Tidak Mungkin Jadi Mungkin” Ahad 9 Agustus 2009 di Banjarbaru oleh: Ahmad Arqom (trainer TRUSTCO Surabaya).
tulisan ini juga dapt diakses di http://jumena.wordpress.com
PEJABAT DEPTAN MALU PAKAI MOBIL DINAS Agustus 5, 2009
Posted by jumena in Uncategorized.add a comment
Sebenarnya kejadian ini sudah agak lama, tepatnya hari Selasa tanggal 21 Juli 2009 yang lalu saya mendapat tugas dari kantor ke Pusat Pembiayaan Gedung D Lt. 8 Kanpus Departemen Pertanian Jakarta. Di depan loby gedung tersebut berderet sejumlah mobil pejabat Eselon II dan III, kalau tidak salah merk mobilnya adalah Nissan Terrano. Nah dari beberapa mobil yang dimaksud tadi semuanya adalah mobil dinas (mobil plat merah), namun ada yang agak ganjil karena beberapa mobil tersebut plat merahnya ditutup dengan plat hitam agar kelihatan seperti bukan mobil kantor alias mobil pribadi.
Kejadian seperti ini bukan yang pertama kali saya lihat di Kanpus Deptan, di Kalimantan Selatan pun beberapa pejabat yang mendapatkan mobil dinas plat merah sering menutupnya dengan plat hitam, ya mungkin mereka tengsin/malu pakai kendaraan dinas atau bisa juga biar kelihatan agak keren sedikit karena seolah-olah kendaraan itu milik pribadi.
Apapun alasannya jelas ini suatu pelanggaran etika, dengan menggunakan kendaraan plat hitam dia bisa lebih leluasa pergi ke tempat-tempat yang mungkin tidak ada hubungannya sama sekali dengan pekerjaan. Bisa saja mobil tersebut dibawa ke night club, kompleks WTS, dst tanpa takut diketahui masyarakat umum.
Nah lho… di zaman kayak gini ternyata masih ada oknum PNS yang mentalnya aji mumpung, mudah-mudahan kita terhindar dari hal-hal seperti itu. Maju terus Departemen Pertanian…
PELATIHAN PEMANDU LAPANG III SL-PTT KABUPATEN KOTABARU KALIMANTAN SELATAN Agustus 3, 2009
Posted by jumena in Uncategorized.add a comment

Berlatih menjadi Pembicara
Bertempat di Operation Room Kantor Bupati Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Pemandu Lapang III Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman dan Sumberdaya Terpadu (PL III SL-PTT) Padi di Kabupaten Kotabaru. Acara berlangsung 3 hari dari tanggal 31 Juli s/d 2 Agustus 2009 dan diikuti oleh 50 orang peserta yang berasal dari kecamatan yang ada di Kabupaten Kotabaru. Peserta pelatihan terdiri atas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Pengamat Hama dan Penyakit (PHP) dan perwakilan ketua gabungan kelompok tani (gapoktan) pelaksana kegiatan SL-PTT Padi.
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kotabaru Ir. H. Zuhairil Anwar, M.Si. Pada acara pembukaan tersebut kepala dinas menyampaikan makalah yang berjudul Kebijakan Peningkatan Produksi Padi Kabupaten Kotabaru Tahun 2009. Makalah berikutnya disampaikan oleh Kabid Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Kotabaru Widodo, SP, makalah berjudul Strategi dan Upaya Pencapaian Produksi Padi Tahun 2009.
Hari kedua pelaksanaan pelatihan diisi oleh narasumber dari Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Selatan, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Selatan dan Badan Koordinasi Penyuluhan Provinsi Kalimantan Selatan. Para narasumber tersebut adalah Sugian Suryadi (Distan Prov), Zainal Ilmi (Bakorluh Prov) dan Yanuar Pribadi (BPTP Kalimantan Selatan). Materi yang disampaikan adalah: Pemahaan dan Implementasi SL-PTT, Filosofi/Prinsip Dasar Metodologi Pelatihan, Budidaya Sehat Tanaman Padi dan materi keempat adalah Kajian Kebutuhan dan Peluang (KKP) pada SL-PTT.
Hari terakhir pelatihan adalah praktek dan kunjungan lapangan. Lokasi praktek di Desa Berangas Kecamatan Pulau Laut Timur Kabupaten Kotabaru. Peserta praktek KKP dan Pengamatan Agroekosistem dilanjutkan dengan diskusi dan dinamika kelompok.
SUDAHKAH KITA MENJADI SUAMI IDAMAN? Juni 29, 2009
Posted by jumena in Uncategorized.2 comments

Sudah berapa lama Anda menikahi istri? Setahunkah? Kurang dari setahun atau lebih dari itukah? Lalu apa yang telah Anda berikan untuk istri tercinta? Rangkaian pertanyaan di atas memang sepele, tapi untuk mengukur seberapa besar peran suami rasa-rasanya pertanyaan tersebut memang harus dijawab.
Pertama, setelah menikahi istri kita apakah jumlah ilmu yang dimiliki oleh istri kita bertambah, ilmu yang dimaksud di sini bisa berupa pengetahuan, keterampilan dan sikap. Saking sibuknya melayani suami luar-dalam jangan-jangan istri tidak pernah mendapat kesempatan untuk meng-upgrade pengetahuannya. Celakanya hal itu tidak disadari oleh para suami. Ada juga yang melarang istrinya ikut pengajian karena takut masuk aliran sesat, sementara suami sendiri tidak pernah memberikan bimbingan agama kepada istrinya.
Kedua, setelah dinikahi oleh suami apakah istri meningkat kedisiplinan dan kepatuhannya, jangan-jangan setelah dinikahi para istri sudah tidak lagi disiplin, tidak patuh lagi terhadap suami. Wanita itu diciptakan dari tulang rusuk pria, yang namanya tulang rusuk ya dari sananya sudah bengkok alias tidak lurus. Maka sudah menjadi tugas suamilah untuk meluruskan, membina dan mengarahkan istrinya.
Ketiga yang juga tidak kalah pentingnya adalah sudah meningkatkan hafalan Quran para istri kita, jangan-jangan setelah kita nikahi istri kita malah jadi malas menghafal Quran terutama surat-surat yang terdapat pada juz 30. Atau jangan-jangan selama ini para suami pun tidak pernah lagi menghafal Quran, sehingga tidak ada lagi panutan bagi istri di rumah. Wawallahu ‘alam.
PAK SAE YANG SAYA KENAL Juni 22, 2009
Posted by jumena in Uncategorized.4 comments

Ketua Kelas Idaman
Di kalangan teman-teman Diklat Prajabatan Golongan III Seleksi Umum CPNS Departemen Pertanian Tahun 2008 nama Saepudin atau akrab disebut Pak Sae sudah tidak asing lagi. Ya Pak Sae kebetulan menjadi ketua kelas A melalui pemilihan yang demokratis mengalahkan pesaingnya dr. Ferry. Sementara dr. Ferry mendapatkan amanah yang lebih besar lagi yaitu menjadi ketua angkatan.
Pak Sae memiliki ide-ide cemerlang untuk memajukan kelas A, dan terbukti di bawah kepemimpinannya kelas A menjadi kelas yang cukup diperhitungkan oleh kelas-kelas lainnya. Selain memiliki ketua kelas yang mumpuni, di kelas A juga terdapat instruktur senam yang handal yang mampu menggoyang seluruh peserta diklat melalu Senam Nusantaranya. Tidak sampai di situ ternyata di kelas A juga ada mba Gagad yang jago senam poco-poco.
Pria kelahiran Tulung Agung 12 Mei 1975 ini telah dikarunia 2 orang anak yang manis-manis, sementara istri beliau bekerja sebagai Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TB PP) Angkatan I Departemen Pertanian. Pak Sae harus berpisah dengan keluarganya di Riau sana, sementara dia ditempatkan di Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian di Bogor. Saya dan Pak Sae jadi senasib, saya ditempatkan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Selatan, sementara istri dan 3 orang anak saya tinggal di Bogor.
Ketika chating dengan Pak Sae, kadang dia suka ngompor-ngomporin saya untuk mencari satu istri lagi di Kalimantan, padahal dia sendiri hidup sendirian di Bogor. Tapi ada kabar gembira, awal Juli ini istri Pak Sae akan pindah bersama anak-anaknya ke Bogor, mereka akan berkumpul kembali. Gimana dengan saya? Wah belum tahu yah, kemungkinan hari-hari mendatang masih seperti ini, jadi bujangan di Kalimantan, pulang ke Bogor 2 atau 3 bulan sekali.
TAMBAH ANAK TAMBAH REZEKI Juni 17, 2009
Posted by jumena in Uncategorized.1 comment so far

Senam Nusantara membuat Tubuh Bugar, Wajar kalau Banyak Anak
Dulu ada ungkapan yang cukup populer: ’Banyak anak banyak rezeki’, tapi kini orang sudah mulai meragukan kebenaran ungkapan tersebut. Sebagian orang berpendapat bahwa memiliki banyak anak akan menyusahkan apalagi saat ini biaya pendidikan sangat mahal. Oleh karenanya mereka menganggap banyak anak akan banyak kesulitan hidup dan banyak masalah kelak di kemudian hari. Bagi PNS jika memiliki anak ke-3 maka sering disebut sebagai anak swasta, karena anak ke-3 sudah tidak memiliki tunjangan ini dan itu seperti halnya anak pertama dan kedua. Mungkin para orang tua lupa, bahwa tiap anak yang lahir ke dunia ini sudah membawa rezekinya masing-masing.
Anak adalah titipan dari Allah SWT, oleh karenanya berbahagialah bagi Anda yang dikarunia anak, itu artinya Anda masih dipercaya oleh Yang Mahakuasa untuk merawat dan membesarkan titipan-Nya. Perhatikanlah di sekeliling Anda, berapa banyak pasangan suami istri (pasutri) yang sudah lama menikah tapi hingga detik ini belum dikaruniai anak. Mereka sudah berusaha keras baik lewat terapi dokter maupun pengobatan alternatif tetapi tetap saja belum mendapatkan momongan. Sekali lagi bersyukurlah bagi Anda yang telah dikaruniai anak.
Lalu benarkah banyak anak akan banyak kesulitan dan kesusahan hidup? Sebenarnya tidak ada larangan untuk memiliki sedikit anak ataupun banyak anak. Sedikit anak ataupun banyak anak kesulitan hidup akan senantiasa menghampiri para orang tua. Karena sesungguhnya hidup adalah melewati satu kesulitan dan akan berhadapan dengan kesulitan berikutnya dan begitu seterusnya hingga ajal menjemput.
Pemahaman kita tentang anak perlu diluruskan kembali, setiap anak yang lahir ke dunia sudah ditentukan rezekinya oleh Yang Mahapencipta, Dia-lah yang akan menjamin hidup anak tersebut. Tentunya rezeki anak tersebut dititipkan melalui kedua orang tuanya. Lalu apalagi yang kita khawatirkan soal anak? Tugas kita sebagai orang tua adalah merawat dan membesarkan anak dengan sebaik-baiknya, karena kelak anak kitalah yang akan meneruskan keturunan kita.